Sabtu, 27 April 2013

Sehubungan dengan diadakannya Pemilihan Tunas Pemimpin Muda Indonesia dan pembentukan Forum Anak Kabupaten Banyuasin Tahun 2013 , yang akan diadakan pada senin s.d selasa, 29-30 April 2013 di Hotel Raden KM 11 Alang-alang Lebar Pelembang, saya menginformasikan hal-hal yang seharusnya diketahui peserta :

Persyaratan
Peserta pemilihan Tunas Muda Pemimpin Indonesia harus memenuhi persyaratansebagai berikut:
1.Warga negara Indonesia 
2.Belum berusia 18 tahun pada tanggal 23 Juli 2013 yang dibuktikan dengan aktekelahiran atau akte kenal lahir atau surat keterangan kelahiran.
3.Memiliki badan dan jiwa yang sehat.
4.Memiliki pandangan yang positif, wawasan yang luas, sikap kepemimpinan danperilaku yang terpuji.
5.Aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan atau ekstra kulikuler terutama dalam mempromosikan, mensosialisasikan dan mengembangkan praktik-praktik pemenuhan hak dan kewajiban anak di lingkungan sebayanya.
6.Mengerti dan melaksanakan kewajiban anak sesuai dengan tingkatkedewasaannya.
7.Mengirimkan karya tulis, gambar atau bentuk ekspresi lain karyanya sendiri yang berisi tentang pengalaman pribadinya dan
bukan
menulis apa yang inginatau menurutnya harus dilakukan.
8.Melampirkan bukti-bukti kegiatan dalambentuk foto ataupun dokumentasilainnya, misalnya guntingan koran (clipping pers) yang relevan, surat ataupiagam penghargaan atau keteranngan prestasi lainnya. 
9.Bukti-bukti tersebut harus dapat ditelusuri kebenarannya oleh dewan juri.
10.Peserta tidak harus anak yang sedang aktif bersekolah. Anak yang karenaalasan tertentu tidak bersekolah dapat mengikuti pemilihan TMPI.

Kategori peserta
Peserta pemilihan TMPI dikelompokkan ke dalam 3 kategori usia anak yaitu:a.

Usia 16 s.d kurang dari 18 tahun atau setara dengan usia anak SekolahMenengah Atas..b.

Usia 14 s.d kurang dari 16 tahun atau setara dengan usia anak SekolahMenengah Pertama.c.

Usia kurang dari 14 tahun atau setara dengan usia anak Sekolah Dasar



Tema
Tema TMPI tahun 2013 meliputi 3 isu utama yaitu:1.

Nasionalisme2.

Kebhinekaan atau keragaman budaya3.

PersaudaraanMaksud dari tema ini adalah untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh anak-anakdalam mengisi waktu luangnya di bidang Nasionalisme, Kebhinekaan danPersaudaraan.

 
Berkas pemilihan PMI disusun sbb:

a)Daftar atau checklist berkas yang dikirim,
b)Bio data peserta, dilengkapi dengan pas photo terakhir,
c)Akte kelahiran, tanda kenal lahir, surat keterangan kelahiranatau identitas sah lainnya,.
d)Surat rekomendasi, bisa lebih dari satu,
e)Karya tulis,
f)Daftar kegiatan yang berhubungan dengan karya tulis danpemilihan TPMI disusun menurut waktu (time series),
g)Lampiran bukti-bukti hasil kegiatan, dapat berupa:
Piagam atau sertifikat penghargaan,
Foto atau video kegiatan yang sesuai,
Guntingan koran
Atau bukti lainnya.

untuk melihat info yang lebih jelasnya, silakan klik link berikut :
 Persyaratan

Peserta pemilihan Tunas Muda Pemimpin Indonesia harus memenuhi persyaratansebagai berikut:1.


Warga negara Indonesia2.


Belum berusia 18 tahun pada tanggal 23 Juli 2013 yang dibuktikan dengan aktekelahiran atau akte kenal lahir atau surat keterangan kelahiran.3.


Memiliki badan dan jiwa yang sehat.4.


Memiliki pandangan yang positif, wawasan yang luas, sikap kepemimpinan danperilaku yang terpuji.5.


Aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan atau ekstra kurikuler terutamadalam mempromosikan, mensosialisasikan dan mengembangkan praktik-praktikpemenuhan hak dan kewajiban anak di lingkungan sebayanya.

Rabu, 24 April 2013

Donor Darah

Dari kecil saya sudah berniat sekali untuk mendonorkan darah saya kepada siapa saja yang membutuhkannya. Maka dari itu, saya akan memberitahukan kepada kalian semua mengenai hal-hal apa saja yang seharusnya diperhatikan oleh si pendonor. Dan saya harap kalian semua juga berminat untuk mendonorkan darahnya. Donor jangan asal sembarang donor loh!,. Mari kita pahami terlebih dahulu persyaratannya. dan bagi yang merasa layak untuk mendonorkan darahnya karena persyaratan-persyaratan sudah terpenuhi. Ayo segera langkahkan kaki kalian menuju tempat pendonoran darah, darah kalian sangatlah dibutuhkan loh bagi mereka-mereka yang tengah kesusahan untuk mendapatkannya.



Berkas:Blood donation at Fleet Week USA.jpg
Syarat-syarat teknis menjadi donor darah:
  • Umur 17-60 tahun( usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua)
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  • Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg
  • Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit
  • Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  • Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:
  • Pernah menderita hepatitis B
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil
  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  • Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin
  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  • Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan
  • Sedang menyusui
  • Ketergantungan obat
  • Alkoholisme akut dan kronis
  • Mengidap Sifilis
  • Menderita tuberkulosis secara klinis
  • Menderita epilepsi dan sering kejang
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera
  • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
  • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.


Fakta tentang darah, dengan harapan anda, saya atau siapapun dapat mengenal lebih tentang darah kita
  1. Satu kantung/labu darah yang kita sumbangkan, rata-rata bisa menyumbang untuk 3 kehidupan (tambahan: dan hanya awet selama 28 hari/ 4 minggu)
  2. Orang dewasa yang sehat minimal 17 tahun, dan setidaknya mempunyai berat 110 lbs (+/- 45 kg), dapat menyumbangkan sekitar satu labu setiap 56 hari, atau setiap dua bulan.
  3. Empat utama sel darah merah tipe: A, B, AB dan O. RH faktor bisa positif atau negatif. AB merupakan penerima universal; O negatif adalah universal donor sel darah merah.
  4. Satu unit darah dapat dipisahkan menjadi beberapa komponen: sel darah merah, plasma, platelets dan cryoprecipitate.
  5. Sel darah merah membawa oksigen ke organ-organ tubuh dan jaringan. Sel darah merah tinggal sekitar 120 hari dalam sistem peredaran darah.
  6. Platelets mempromosikan darah dan memberi mereka yang leukemia dan kanker lainnya kesempatan untuk hidup.
  7. Plasma adalah kuning pucat campuran air, protein dan garam. Plasma, yang 90 persen air, membuat sampai 55 persen dari volume darah.
  8. 42 hari: lamanya sel darah merah dapat disimpan. Lima hari: lamanya platelets dapat disimpan. Satu tahun: lamanya plasma beku dapat disimpan. (ini masih menjadi perdebatan karena di Indonesia usia penyimpanan Sel darah merah itu hanya 28 hari atau sekitar 4 minggu)
  9. Anak-anak yang dirawat untuk kanker, bayi prematur dan anak-anak yang memerlukan operasi jantung dan darah platelets dari donor dengan berbagai jenis, khususnya jenis O.
  10. Pasien penderita kurang darah memerlukan transfusi darah untuk meningkatkan tingkat sel darah merah. Kanker, transplantasi dan trauma pasien, serta pasien yang menjalani operasi jantung terbuka memerlukan platelet transfusions untuk bertahan hidup.
  11. Tes tigabelas (11 untuk penyakit menular) yang dilakukan pada setiap unit darah yang disumbangkan.
  12. 17 persen dari non-donor memberikan alasan “never thought about it” sebagai alasan utama untuk tidak menjadi donor, sedangkan 15 persen mengatakan mereka sudah terlalu sibuk.
  13. # 1 alasan donor darah mereka berikan adalah karena mereka “ingin membantu orang lain.
  14. Jika semua memberi donor darah tiga kali dalam setahun, kekurangan darah akan menjadi peristiwa langka di dunia ini
  15. 46,5 gallons: jumlah darah yang dapat disumbangkan jika anda mulai pada usia 17 dan donasi setiap 56 hari hingga mencapai 79 tahun.
  16. Empat langkah mudah untuk menyumbangkan darah: sejarah medis, tes fisik cepat, donor dan makanan ringan.
  17. Donor darah biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit (namun bisa memperpanjang nyawa yang membutuhkan, selama bertahun2 lagi). Seluruh proses – mulai dari waktu anda masuk ke waktu yang meninggalkan – berlangsung sekitar satu jam. Setelah menyumbangkan darah, tubuh anda mengganti cairan dalam 1 jam dan sel darah merah dalam waktu empat minggu. Delapan bulan yang diperlukan untuk mengembalikan besi hilang setelah sumbangan.
  18. Darah membuat sampai sekitar 7 persen dari berat badan Anda. Memberikan darah tidak akan menurunkan kekuatan.
  19. Anda mendapat cek kesehatan gratis pada saat anda menyumbangkan darah.
Bagi yang ingin tahu lebih lanjut, silakan saja klik link diatas :)

Minggu, 31 Maret 2013

My Boyfriend is a Badboy (Perdana di Kelas X.1)


My Boyfriend is a Bad Boy

Author                :
·         Weni Peranika
Editor                  :
·         Arif Rahman
Co-Editor           :
·         Dede Oktavia R.
·         Desta Permata M.
Pemeran                  :
·         Desta Permata Mulia   sebagai   Desta Mul
Perempuan manja yang mempunyai kenangan pahit, namun ia selalu menutup-nutupinya.
·         Dede Oktavia Rusdiana sebagai Dedek Bu Nyengir
Sahabat dekat Desta dan Septi. Selalu cerewet dan nyengir jika menyangkut orang-orang yang ia sayangi.
·         Septi Oktami sebagai Septi si Gigi
Sahabat Dedek dan Desta. Memiliki kepribadian yang aneh. Dan jangan lupakan sahabat dekatnya si gigi. Ia selalu mengucapkan kata”gigi”.
·         Rio Irawan  sebagai  Rio Samson Lorong Milik
Sahabat yang penyayang, dan ia tak ingin orang didekatnya menderita kesedihan.
·         Aulia Putri Ramadhani sebagai   Dani Shalehah
Perempuan yang alim, selalu menasihati sahabat-sahabatnya jika melakukan suatu kesalahan.
·         Apriansyah sebagai Apri dan Raja Awan
Sebagai raja awan, ia bersikap adil dan bijak. Sebagai manusia, ia teman yang baik dan bermuka yang menawan.
·         Priyani sebagai Ani Ani
Perempuan yang feminim. Salah satu perempuan idola di sekolahnya.
·         Arif Rahman sebagai Arif Man
Laki-laki yang playboy, berwatak keras dan arrogan, namun di balik sifat keras dan arrogannya itu, ia adalah sosok yang penyayang terhadap orang yang di dekatnya



My Boyfriend is a Bad Boy

Genre              : Drama, Comedy, Romance
Latar tempat   : SMA Swasta Palembang.
Sinopsis          :
Salah satu sekolah swasta Palembang terjadi suatu ketegangan. KEPAHITAN CINTA. Itu yang salah satu mereka rasakan. Desta dan Arif sepasang kekasih yang sedang dilanda keributan, sampai akhirnya hubungan mereka putus. Dede dan Septi datang menghibur Desta yang sedang dilanda kesedihan. Seseorang yang penting dihati Desta datang menghilangkan kesedihannya. Siapakah laki-laki itu? Apakah Desta berhasil mendapatkan kebahagiaannya kembali? Dan apakah Arif, laki-laki arogan tersebut mampu mengubah sifatnya? Kita lihat saja di TKP.
















My Boyfriend is a Bad Boy

Salah satu SMA Swasta di Kota Palembang sedang disibukkan dengan rapat guru . Arif dan Desta . Apa yang terjadi dengan mereka ?
Desta                    : Kau tu ngapo man , cak ngejauhi aku itu . Apo yang kau singiti dari aku ?
Arif                       : Mul ! Pacak dak kau tuh dak usah banyak nanyo ? Pening tau dak kaki aku nih mun kau banyak tanyo mak ini !
Desta                     : Kau kok cak itu ? Akhir-akhir ini kau dak pernah lagi manggil aku dengan sebutan Oma . Jahat nian Man kau ini !
Arif                        : Nak berejo diem dak kau ni ! Jadi kau nak cak mano ? Nak end i end apo hah? ( emosi )
Desta                     : Apo !! end i end ?? ( teriak histeris )
Arif                        : Congor tuh biaso bae , nak ngalahke congor Omas yang panjang sepanjang sungai Nil nian kau ni !
Desta                     : Man , katoi lah nah aku nih ! hue …. ( nangis )
Arif                        : Cup cup cup …. Anak uong dak boleh nangis .
Keributan tidak bisa dihindarkan . Arif dan Desta . Ada apa dengan mereka ? Seketika , datanglah Rio dan Dani , sahabat akrab Arif menghampiri mereka berdua .
Rio                         : Rif , kau apoke putri aku ni ! nangis tekais-kais mak itu !
Arif                       : Cak dak tau aku bae kau ni rio ! ( benerke rambut )
Dani                      : Arif , Arif ! sampe kapan kau nak maen-maeni perasaan cewek ? inget rif , Allah maha tau !
Arif                        : Sampe aku puas !!!
Desta                    : Jadi kau selamo ini Cuma nak maen-maenke aku bae ? kau anggep aku ni maenan sawah apo hahh !!
Dani                       : Tenang Des , Allah pasti melindungi mu !
Rio                         : Sabar putriku , gek ku lindungi kau tu nak sampe kapan pun ! Kecuali waktu kau lagi tiduk , dak galak aku ngerewanginyo .
Desta                     : Ngapo bang ?
Rio                         : Iyolah ! Gek aku melok ngantuk pulok!
Desta                     : Jadi nak O bulet?..
Rio                         : Nah kau ni, nantang Samson lorong milik apo!
Desta                     : Samson betawi oy.
Terdengarlah bunyi azan…
Dani                       : Ribut la terus. La tau nak azan mak ini mulut kamu masih temangap-mangap.
Arif                        : Mul aku nak putus.
Desta                     : Apo man? Jadi kau anggap apo aku selamo ini ? Pajangan ?
Arif                        : Bosen tau dak aku ni dengen hubungan yang mak ini mak ni bae.
Desta                     : Ku ingetke nian kau sampe dunio akhirat, mahap bae aku nak maapke kau!
Tiba-tiba Apri datang..
Apri                       : Desta… Permintaan mu akan di proses dan kau Arif, makan tu bosen!  Hahahaha :D..(ala raja awan :D) (Ngilang)
Arif                        : Aku dak takut ye..Dasar wedus gembel!!!
Desta                     : Jahat ! (mukul tangan Arif)
Desta meninggalkan tempat itu dengan perasaan hancur ia terduduk di  kursi kelasnya yang sebelumnya ada Dede dan Septi.
Dede                      : Ya Robbi…..desta kau ngapo nah ?
Septi                      : Gigi kau lepas apo ?
Desta                     : Arif mutuske aku .
Dede and Septi      : oh putus(gaya slow) 1 2 3…
Dede and Septi      : APO?? PUTUSSS..????????
Desta                     : Iyo . bedetak hati aku rasonyo.
Dede                      : Dari dulu desta mun nak putus tuh !
Desta                     : Nah ngapo kau nih ?
Septi                      : Iyo , cubo dari dulu putusannyo . Sudah ku jingoi nian , gelagat dio tuh dak serius ke kau .
Desta                     : Kamu nak ngasut aku ? Ngomong bae , mun kamu dak setuju dengan hubungan aku samo Arif .
Dede                      : Memang nah , kami nah , dak setuju nah ! Dio tuh maen-maenke kau bae nah desta !
Septi                      : Iyo des ! Dengerke la apo kato buk nyengir !
Dede                      : Ngato apo muji ?
Septi                      : Pengennyo ?
Dede                      : Gigi nah septi , menyut!
Septi                      : Jadi, langkah kau selanjutnyo cak mano?
Desta                     : Dak tau lah! (pergi dari kelas)
Dede                      : Ngapo ye dio tu? Aneh!
Septi                      : Iyo. Si Arif pulo pakek acara mutus-mutuske.
Dede                      : Iyo Sep, cak kebelagakan pulo. Belagaklah Defri Risky.
Septi                      : Payo, dak usah bawak namo kerajaan thu!
Dede                      : Cak mano mun kito ngontani si Arif?
Septi                      : Idak ah, takut aku jingok rai dio tuh, cak nyingok Limbad Cowboy Junior tau                          dak
Dede                      : Nyambung apo idak omongan kau ni? Apo kabel kau terputus?
Kita tinggalkan keributan Septi dan Dede. Selanjutnya kita lihat apa yang akan diperbuat Arif.
Arif                        : Ani…
Ani                         : Apo?
Arif                        : Cinto dak kau tu samo aku?
Ani                         : Ai, cak mano ye? Em.. bingung!
Arif                        : Ai ngapo cak itu ? Kurang apo aku ni? Muko lah ganteng, gaya paling keren. Terus apo yang kurang dari aku?
Ani                         : Kau kan dah punyo Desta! Ngapo kau belari ke aku ni?
Arif                        : Bukan cak itu ni! Dengerke aku dulu!
Ani                         : Sudahlah , aku sudah dak percayo lagi dengan cinto yang kau kasih ke aku.(Ngambek ngebelakangi Arif)
Datanglah Apri dengan muka yang menawan.
Apri                       : Ani? Jadi kau cak ini di belakang aku. Kau ngomong codet di rai aku ini menawan tapi ngapo kau masih bedempet dengan Arif?
Ani                         : Det, kagek dulu!
Apri                       : Apo lagi?
Ani                         : Aku tuh cintonyo samo kau! Dak dengen yang laen.
Apri                       : Tapi apo yang aku lihat ini? Kau… kau.. kau… jahat!
Seketika Dede datang
Dede                      : Apo dio, apo dio? Ribut apo kamu ni?
Ani                         : Dede, omongke dulu samo Apri, kalo aku tuh galaknyo samo dio!
Dede                      : Ai, dak galak aku! Aku nak samo Defri Risky tulah! (Melangkah pergi)
Pagi menjelang siang hari, siswa siswi SMA swasta di Palembang ini kembali disibukkan dengan berbagai masalah. Rio, Dani, dan Arif mengobrol di belakang sekolah.
Rio                         : Rif, jadi cakmano rencana kau nak ngedeketi Ani?
Dani                       : Nak maenke perasaan cewek lagi apo kau tu Rif?
Arif                        : Idak lah! Cak mano ye dio tuh susah nian didapetke, malah ado cowok laen pulok di hati dio. Gagal nian ini!
Rio                         : Baguslah! Lanjutkan Ani, buat Arif patah hati biar dio dak lagi nyakiti hati cewek.
Dani                       : Sembahyanglah pulo Rif kau ni! Bertobatlah! Allah Maha Tahu Rif!
Arif                        : Tau ah gelep! (berlalu)
Septi dan Dede merencanakan sesuatu.
Dede                      : Jadi kan kito ngontani Arif?
Septi                      : Cak mano ye? Ay dah! Keringetan duluan laju aku ni!
Dede                      : Pengecut! Itu nah Arif, la teliat congornyo! (Sambil menunjuk Arif yang sedang duduk sendirian di kelas)
Septi dan Dede melangkah masuk ke dalam kelas mereka melihat Arif dengan muka yang sinis.
Septi                      : (Menunjuk muka Arif) Oi! Kau apoke si Desta? Dak tega aku liat dio kurus cak itu
Dede                      : Iyo, kau apoke Desta? Berani ye kau mutusi dio?
Arif                        : Jadi, nak waw?
Dedek                    : Nak wew nah aku ni. Betingkah pulo kau ni ye!
Arif                        : Jadi kamu nak ngapo? Maaf bae ye, aku dak biso nerimo kamu beduo jadi cewek aku!
Septi                      : Siapo kau rif dagala’I oleh aku? Lain kelas kito ni! Hah! Dak level!
Dede                      : Iyo! Lagian kan aku la punyo Defri Ri..(terpotong oleh Arif)
Arif                        : Defri Risky? Iyo kan? Ngaku-ngaku pulo!(Melangkah pergi)
Dede                      : Ngaku-ngaku? Aku diomongkenyo ngaku-ngaku? Nah, nak pingsan aku!
Septi                      : Kendak la kau nak pingsan, nak idak, lajulah! Yang penting aku sudah berhasil nyikati gigi si Arif! (meninggalkan Dede).
Kita tinggalkan si Ibu Nyengir yang lagi bingung. Kenapa bisa ia ditinggalkan. Lalu Desta, perempuan ini duduk sendirian dengan tatapan yang kosong. Hancur, itu yang ia rasakan.
Desta                     : Ngapolah hidup aku cak ini? Apolah salah aku sehingga uonk tu cak nganggep aku dak katek. Ahhhh!!!!(teriak)
Rio menghampiri Desta dan duduk di sebelahnya.
Rio                         : Putri? Kau ngapo teriak-teriakcak godzilla?
Desta                     : Memangnyo ado apo godzilla imut cak aku?
Rio                         : Hahaaah… aku nah, ganteng!!!!
Desta                     : Cak Sumo! Hahahaha…
Desta melupakan kesakitan yang ia derita dengan tertawa lepas bersama Rio. Seorang temannya yang dianggap sebagai abangnya sendiri.
Raja Awan             : Hidupmu akan senang lagi Desta! Kau tidak pernah sedih lagi! (Menghilang, hanya suaranya saja namun wujud tidak tampak)
Jika kita pikirkan kembali, mengapa sekolah ini tidak pernah belajar? Saya berpendapat, guru-guru yang mengajar di sekolah ini disibukkan oleh kegiatan rapat. Maka jangan heran jika selama cerita ini , para murid tidak pernah belajar.
Dani mendekati Ani yang sedang duduk sendirian dengan tangan yang sibuk dengan tangan yang sibuk dengan buku dan pena yang ia punya.
Dani                             : Ani, aku nak nanyo!
Ani                               : Nak nanyo apo, Dan?
Dani                             : Kau tu ngapo dak nerimo Arif jadi cowok kau?
Ani                               : Aku dak cinto samo dio
Dani                             : Kau la mutuske bener-bener apo?
Ani                               : Idak ay, aku masih nunggu Apri. Aku dak galak gara-gara salah paham laju Apri jauhi aku!
Dani                             : Iyo ni, aku dukung pendapat kau. Sudah dulu ye, aku nak ngaji di musholah sekolah. Assalamu ‘alaikum Ani!
Ani                               : Wa’alaikumussalam, Dani!
Di tempat yang berbeda, Arif mendekati Desta yang lagi bertingkah ogah-ogahan.
Arif                              : Mul, dak usahlah nangis lagi. Aku tau mun aku yang jadi penyebab kau nangis. Kau cewek yang ke-52 yang nangisi aku.(Menyodorkan tisu)
Desta                           : Nak gilo! Siapo jugo yang nangisi kau? Air mato aku ni terlalu istimewa untuk nangisi kau. Mun biso dilihat, lebih mahal air mato aku daripada emas 5 ton.
Arif                              : Mahal nian ye? Dak galak ah beli air mato kau, mending beli cabe seperempat daripada beli air mato kau!
Desta                           : Mahap bae jugo nak jualke air mato aku untuk kau! Mahab bae!
Desta meninggalkan tempat tersebut sambil mengeluarkan botol aqua dari tasnya.
Desta                           : Aku kangen kau jang! Aku pengen kau ngasih aku botol aqua yang banyak yang isinyo surat cinta buat aku. Aku dak tahan hidup cak ini ni!!!
Di kelas hanya ada Dani, Dedek, Septi, Desta, Ani, dan Apri. Seperti biasa, mereka mengobrol bersama. Namun Desta terlihat seperti terpelongok karena suatu masalah.
Dedek                          : Masih inget Arif apo Desta kau tu?
Desta                           : Idak, aku dak galak lagi terpuruk cuma gara-gara si Arif
Septi                            : Berentilah pulo Des, kau nak terpuruk gara-gara si gigi! Sangkutke bae dio tu di rambut aku! Sudah, amanlah itu.
Rio                               : Iyo Putri. Dio tuh dak pantes buat cewek sebaik kau!
Apri                             : Iyo, pantesnyo kau tuh samo aku Des!
Ani                               : Lupo samo ceweknyo! (Ngambek)
Apri                             : Idak o, maen-maen be aku ni
Rio                               : Yah! Laku kau pri!
Apri                             : Yolah, bukannyo kau dak laku-laku! Hahahaha…
Septi                            : Nyangkut gigi aku rasonyo
Dede, Ani, Desta         : Gigi tulah kau ni! Bosen tau dak!
Septi                            : Jadi nak apo?
Dede                            : Defri Risky bae!
Desta                           : Laju cerito ini penuh dengan namo Defri Risky bae. Masukke pulo Des, Defri Risky tu di gigi kau
Dani                             : Dalam agama Islam, tidak diperbolehkan saling mengejek. Inget dosa!
Apri dan Rio                : Iyo bu RT
Semuanya                   : Hahahaha…
Karena tertawaan mereka yang begitu besar, Arif masuk ke dalam kelas.
Arif                              : Ado apo ye? Dak bagi-bagi mun ketawo tu!
Dede                            : Nak waw?
Septi                            : Dak penting kau tu!
Arif                              : Nah, ngapo kamu cak musuhi aku galo cak ini? Dan, Rio ado apo?
Rio                               : Mangkonyo, berubah lah kau tu!
Dani                             : Iyo, istighfar Rif!
Arif                              : Apo? Dak ngerti aku?  Ani, ngapo cak ini ni? (bingung)
Ani                               : Dak tau!
Arif                              : Musuhi aku kamu ye?
Mereka semua            : Iyo
Arif                              : Yo sudah dak ngapolah!
Dede                            : Ngapo cak itu tu?
Septi                            : Kendak aku tu kau marah!
Desta                           : Iyo, ay dah kau ni!
Arif                              : Dak ngapo, ikhlas aku mun musuhi aku. Aku jugo kan yang salah?
Septi                            : Nianan apo rif?
Arif                              : Iyo dak ngapo. Musuhan ye kito sekarang?
Dede                            : Iyo. Yeh!!!!! Kito musuhan samo Arif!
Semua teman-teman memandang Dedek dengan tatapan bingung , tetapi bagaimana dengan
Arif sendiri? Mengapa mukanya terlihat murung?
Arif                              : Aku tuh masih sayang dengan kau! (Berkata pelan)
Walaupun berkata pelan , Rio masih dapat mendengar perkataan Arif.
Rio                               : Apo rif? Kau masih sayang dengan Desta?
Arif                              : Ah idak, idak!
Desta menatap Arif dengan tatapan aneh.
Desta                           : Kau masih sayang samo aku?
Dede                            : Desta, berentilah! Kagek kau nambah disakitinyo!
Septi                            : Dio tuh kan manis di mulut be, dak tau mun di hatinyo, nyimpen dendam kali!
Desta                           : Emang kau pernah dek, disakiti oleh cowok?
Ani                               : Iyo, cak-cak tau itu!
Apri                             : Ai laper nah aku ni!
Arif                              : Percayo dak percayo, aku pengen kau jadi cewek aku lagi!
Desta                           : Balikkan maksudnyo?
Rio                               : Congor kau tuhh rif, terlalu berani! Apo pangkat kau nak balekan samo putri aku lagi? (Mencengkram kerah baju Arif)
Desta menatap perkelahian Arif dan Rio dengan mata memerah. Ada apa dengan Desta?
Dani                             : Sudahlah Yo! Katek gunonyo mun ribut cak ini ni! (melerai perkelahian)
Arif                              : Kau siapo Desta hah? Perusak!! (menunjuk mukka Rio)
Rio                               : Kau ngomong aku perusak? Dak tau diri! (menepis tangan Arif)
Septi                            : Oy rif, kau tu la mutuske Desta, jadi kau tuh dak usah nak berharap balikan samo Desta, karna dak semudah itu!
Dede                            : Nyebur bae rif kau ke sungai!
Arif                              : Aku dak galak putus dari Desta! Aku dak galak!
Rio                               : Arogan! Lemak nian kau ngomong, kau tu la nyakitke hati dio rif! Hati Putri aku!
Arif                              : Tapi aku sayang dengan Desta, aku sayang samo dio!!!(berteriak)
Desta                           : Sudah, diem!!! Sudah puas kau ngancuri hidup aku? Sudah puas hah! Aku hancur gara-gara kau!!! Kau tau dak!! (menunjuk Arif, kemudian melangkah pergi)
Arif                              : Desta, aku mohon jangan cak ini. Aku jugo tersiksa Des mun putusan samo kau. Aku rela ngelakuke apo pun supaya kau galak bale’an samo aku! Kasih aku kesempatan Des! (memotong jalan Desta)
Bagaimana bisa? Arif mengatakan hal tersebut dengan mudah? Sedangkan dia sendiri yang membuat semua kacau?
Desta menghapus air matanya, kemudian dengan suara pelan, ia mengungkapkan sesuatu.
Desta                           : Aku jugo masih sayang samo kau. Tapi kau harus rubah sifat kau dulu!
Arif                              : Apopun aku lakuken Desta. Jadi, kau ngasih aku kesempatan lagi kan? Aku janji Des, aku dak galak buat kau nangis lagi. Makasih !
Desta                           : Yo samo-samo. Aku seneng dengernyo!!! (tersenyum bahagia)
Akhir dari konflik yang panjang, berakhir dengan kebahagiaan. Semua teman-teman Desta dan Arif bertepuk tangan sambil tersenyum senang. Meskipun hati mereka belum bisa menerima jika Arif kembali dengan Desta, tetapi satu yang dipikirkan mereka :
“Apapun kebahagiaan yang diterima Desta, sesakit apapun yang mereka terima, asalkan Desta bisa tersenyum kembali, itu sudah membuat mereka menjadi lebih baik. Karena kebahagiaan Desta adalah kebahagiaan berharga bagi mereka.”

******THE END******