Baiklah pada kesempatan kali ini gue bakal menyampaikan sesuatu yang dirasa penting dan konsep ini pasti sering dipake oleh semua blogger di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, bahkan di seluruh himpunan Blogger di muka Bumi pun pasti tau tentang konsep ini. Apa aja sih yang perlu keknya daritadi muter-muter ngomongnya, ngalor-ngidul gak karuan. Hehe gapapa, sebelumnya kenalin nama gue Arif Rahman, sudah jadi kontributor blog ini udah sejak 2012 kmaren, lama banget yah? Lumayan udah lama gak posting juga ^_^
Oke ini dia apa-apa aja step yang perlu loe lakuin :
1. Tentuin Tema dan Konsep yang Bakal Loe Bikin
Ini nih faktor yg emang jadi fondasi awal bagi blogger, kalo belum nentuin tentang apa konten blog loe itu, dan Google bakal ngeliat seberapa konsisten tema daripada konten blog loe, kalo loe mau banyak traffic/pengunjung gue saranin posting content yang berisi tentang "Kesehatan" sama "Bisnis Online" dijamin deh kalo loe emang konsisten loe bakal banyak dapet traffic
2. Tentuin Mau Daftar Dimana
Yah sebagian besar himpunan orang-orang yang sudah ngeblog lebih memilih Blogger karena gratisan.
Tapi gak cuma itu doang yang jadi Server Penyedia Jasa Blog. Ada kok situs lain yang emang masih tergolong gratis, paling-paling gara-gara file hosting aja yang jadi masalah gratis atau enggaknya.
Contoh : Wordpress, Weebly.com, Blog.com, Penzu.com., dll loe bisa cari di mbah Google
3. Mulai Posting
Nah seperti yang udah gue bilang tadi posting lah konten-konten yang sesuai dengan tema yang udah loe tentuin di step1 tadi. Yah minimal sempatin waktu seminggu 3 postingan. Kenapa gak 100 postingan per hari? Saintai cowboy! Blog loe masih baru jangan terburu-buru dong. Google, Bing, dan Search Engine lainnya juga perlu waktu untuk mengatur index pencarian. Jadi di step3 ini loe juga butuh yang namanya kesabaran dan ketahanan sebagai orang yang mau jadi blogger sejati.
4. Mulai Submit/Index Secara Manual di Google/Bing Webmster Tools (pilih salah satu aja)
Ini juga gak kalah penting nih, banyak blogger yang belum tau cara cepet biar blog kita tampil di search engine yah walaupun agak terbawah tapi kalo loe giat posting pasti bakal dapet juga posisi teratas, jadi disini juga musti sabar. Hehehe. Dan biasanya kalo kita udah submit nanti kita bakal dikasih kode HTML meta tag, dan itu bakalan disisipin setelah <head> di template blog yang loe punya
5. Ganti Template Blog yang SEO Friendly
Apa sih SEO? Baru posting udah pakek singkatan-singkatan. Tenang cowboy! SEO itu singkatan Search Engine Optimized dari bahasanya aja udah tau. Template yang SEO banyak kok dan bisa didownload gratis di btemplates.com, yah cuman harus pinter-pinter ngedit sendiri lah gue yakin loe pada bisa. Kenapa harus Template yang SEO Friendly? Kalo ditanya kenapa pasti jawabannya ya karena heheh. Template yang SEO Friendly tuh Mbah google demen banget dan bisa-bisa loe cepet diterima di Google Adsense
Oke sekian dulu deh untuk pertemuan kita kali ini. Gue Arif Rahman, pamit undur diri!
See you next time!
^_^
Sabtu, 30 Mei 2015
Kamis, 01 Januari 2015
Daftar Nama Pengurus OSIS Periode 2012/2013
DAFTAR NAMA
PENGURUS OSIS PERIODE 2012/2013
Ketua : Apita Mareli
Wakil ketua 1 : M. Sigit Meriansyah
Wakil ketua 2 : Juan Akira Paruntu
Sekertaris umum : Farmawati
Sekertaris 1 : Ivan Tri
Sekertaris 2 : Suci Maharani
Bendahara umum : Ayu Afriani
Bendahara 1 : M. Mahendra
Bandahara 2 : Ayudita Risky A
Bidang Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang
Maha Esa
Ketua
: M. Yusuf. Anggota: 1) Kurniasih, 2) Ari Suprastiyo,
3) Nanang
Adi Asep
Bidang Kehidupan Berbangsa dan
Bernegara
Ketua : Dini Eka Safitri. Anggota: 1)Dimas Ari Saputra, 2) Mustakim,
3)Anies Alquratu Aini
Bidang Pendidikan Bela Negara
Ketua : Belinda Rosalina. Anggota: 1) Tri Wahyuni, 2) Desky Suhendra,
3) Melisa Agustini
Bidang Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur
Ketua : Arizal Irmansyah
Anggota: 1) Fery sastriawan, 2) Riska Yuliani, 3) Fernando
Bidang Berorganisasi Pendidikan
Politik dan Kepemimpinan
Ketua : Dita Indah P.S. Anggota: 1) Dicky Syahroni, 2)Rian
Ramadhani, 3)M. Ilham Firdaus, 4) Arif
Rahman
Bidang Keterampilan dan Kewirausahaan
Ketua : Kukuh Webisono. Anggota: 1) Achmad Apriansyah,
2)Widiya Wati, 3)Panji prabowo
Bidang Kesegaran Jasmani dan Daya
Kreasi
Ketua : Ryantama P.W. Anggota: 1) Apriani Maristha, 2) Endang
Darmawan Y,3)Aby Syaripunnahar
Reserpsi Apresiasi dan kreasi
Ketua : Nur Sri Wahyuni. Anggota: 1)Rolla Efthita, 2) Agnis
Diahrivanti,
3) Mardiana
Minggu, 28 Desember 2014
Laporan Biologi Enzim Katalase Kelas XII.IPA.3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Metabolisme adalah reaksi kimia yang terjadi didalam tubuh makhluk hidup.
Reaksi metabolisme tersebut dimaksudkan untuk memperoleh energi, menyimpan
energi, menyusun bahan makanan, merombak bahan makanan, memasukkan atau
mengeluarkn zat - zat, melakukan gerakan, menyusun struktur sel, merombak
struktur – struktur sel yang tidak dapat digunakan lagi, dan menanggapi
rangsang.
Katalisator adalah suatu zat yang mempercepat laju reaksi - reaksi kimia
pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi
itu.Suatu katalis berperan dalam reaksi tapi bukan sebagai pereaksi ataupun
produk. Katalis memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat atau memungkinkan
reaksi pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya terhadap
pereaksi.Katalis menyediakan suatu jalur pilihan dengan energi aktivasi yang
lebih rendah. Katalis mengurangi energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya
reaksi. Metabolisme yang merupakan reaksi kimia memiliki katalisator yang
disebut dengan enzim. Enzim yang tersusun atas protein dan molekul lainnya
bekerja dengan menurunkan energi aktivasi, sehingga tidak diperlukan suhu dan
energi tinggi untuk melakukan suatu reaksi kimia didalam tubuh. Jika tidak
terdapat katalisator dalam metabolisme, maka suhu tubuh akan meningkat dan membahayakan
bagi tubuh makhluk hidup.
Kerja enzim tentunya dipengaruhi
oleh faktor dalam dan luar enzim.Faktor dalam misalnya substansi – substansi
genetik yang dibawa oleh masing – masing enzim. Keinginan kami untuk mengetahui
faktor luar yang mempengaruhi kerja enzim, dan memenuhi tugas biologi,
merupakan suatu motivasi kami untuk melakukan percobaan sederhana yang
menggunakan enzim katalase sebagai contoh(sample).
B. Tujuan
Penelitian
Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase dan hasil
penguraiannya.
C. Rumusan
Masalah
Bagaimana
pengaruh NaOH, HCl dan suhu terhadap kerja enzim ?
D. Batasan
Masalah
Kami hanya membahas dan menganalisa hasil percobaan yang telah kami
lakukan.
E. Hipotesis
Karena enzim
katalase terbentuk atas senyawa protein, maka enzim ini juga memiliki ciri –
ciri yang sama dengan protein. Kerja enzim akan sangat dipengaruhi oleh suhu
dan derajat keasaman lingkungannya.
F. Variabel
1. Variabel terikat : Banyak gelembung dan nyala bara api
2. Variabel bebas : NaOH dan HCl
3. Variabel control : H2O2,
ekstrak hati ayam dan ekstrak daun pepaya
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A. Pengertian
Enzim
Menurut
Syamsuri metabolisme sangat bergantung pada enzim. Enzim berperan sebagai
pemercepat reaksi metabolisme di dalam tubuh mahkluk hidup, tetapi enzim tidak
ikut bereaksi.
B.
Struktur Enzim
Enzim adalah
protein yang tersusun atas asam – asam amino. Kebanyakan enzim berukuran lebih
besar dari substratnya. Akan tetapi, hanya daerah tertentu dari molekul enzim
tersebut yang berikatan dengan substrat, yaitu bagian yang disebut dengan sisi
aktif (active side).
Secara kimia, enzim
yang lengkap (holoenzim) tersusun atas dua bagian, yaitu bagian protein dan
bagain bukan protein.
1.
Bagian protein
disebut apoenzim, tersusun atas asam
– asam amino. Bagian protein bersifat labil (mudah berubah), misalnya
terpengaruh oleh suhu dan keasaman.
2.
Bagian bukan
protein yang disebut gugus protetik,
yaitu gugusan yang aktif. Gugus prostetik yang berasal dari molekul non organik
disebut kofaktor, misalnya besi, tembaga, zink. Gugus prostetik yang terdiri
dari senyawa – senyawa kompleks disebut konenzim, misalnya NADH, FADH, koenzim
A, tiamin, riboflavin, asam pantotenat, niasin, piridoksin, biotin, asam folat,
dan kobalamin.
C. Ciri – Ciri
Enzim
1. Biokatalisator adalah enzim hanya dihasilkan oleh sel-sel mahkluk hidup
yang digunakan untuk mempercepat proses reaksi.
2. Protein adalah sifat-sifat enzim sama dengan protein yaitu dapat rusak pada
suhu yang tinggi dan dipengaruhi pH.
3. Bekerja Secara Khusus adalah enzim tertentu hanya dapat mempengaruhi reaksi
tertentu, tidak dapat mempengaruhi raeksi lainnya. Zat yang terpengaruhi oleh
enzim tersebut substrat. Substrat adalah zat yang bereaksi. Oleh karena macam
zat yang bereaksi di dalam sel sangat banyak, maka macam enzim pun banyak.
4. Dapat Digunakan Berulang Kali : dapat digunakan berulang kali karena enzim
tidak berubah pada saat terjadi reaksi. Satu molekul enzim dapat bekerja
berkali-kali selama enzim itu tidak rusak.
5. Rusak Oleh Panas : enzim rusak oleh panas karena merupakan suatu protein .
Rusaknya enzim oleh panas disebut denaturasi jika telah rusak enzim tidak dapat
bekerja lagi.
6. Tidak Ikut Bereaksi : enzim hanya diperlukan untuk mempercepat reaksi namun
tidak ikut bereaksi.
7. Bekerja Dapat Balik : suatu enzim dapat bekerja menguraikan suatu senyawa
menjadi senyawa-senyawa lain dan sebaliknya dapat pula bekerja menyusun
senyawa-senyawa itu menjadi senyawa semula.
D. Cara Kerja
Enzim
1. Teori Gembok -
Anak Kunci
Sisi aktif
enzim mempunyai bentuk tertentu yang hanya sesuai untuk satu jenis substrat
saja. Bentuk substrat sesuai dengan sisi aktif, seperti gembok cocok dengan
anak kuncinya.Hal itu menyebabkan enzim bekerja secara spesifik. Substrat yang
mempunyai bentuk ruang yang sesuai dengan sisi aktif enzim akan berikatan dan
membentuk kompleks transisi enzim-substrat. Senyawa transisi ini tidak stabil
sehingga pembentukan produk berlangsung dengan sendirinya.Jika enzim mengalami
denaturasi (rusak) karena panas, bentuk sisi aktif berubah sehingga substrat
tidak sesuai lagi. Perubahan pH juga mempunyai pengaruh yang sama.
2. Teori Induced
Fit
Reaksi antara
substrat denan enzim berlangsung karena adanya induksi molekul substrat
terhadap molekul enzim.Menurut teori ini, sisi aktif enzim bersifat fleksibel
dalam menyesuaikan struktur sesuai dengan struktur substrat. Ketika substrat
akan terinduksi dan kemudian mengubah bentuknya sedikit sehingga mengakibatkan
perubahan sisi aktif yang semula tidak cocok menjadi cocok (fit). Kemudian
terjadi pengikatan substrat oleh enzim, yang selanjutnya substrat diubah
menjadi produk.Produk kemudian dilepaskan dan enzim kembali pada keadaan
semula, siap untuk mengikat substrat baru.
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Metode
Penelitian
Metode yang saya
pergunakan dalam meguji cara kerja enzim katalase adalah metode eksperimen.
B. Tempat
Penelitian
Saya melakukan percobaan ini di Laboratorium Biologi SMA Negeri 1 Banyuasin
I.
C. Waktu
Penelitian
Percobaan dilaksankan pada pukul 08.00 WIB hari Selasa, 9 September 2014.
D. Alat dan Bahan
1. Tabung reaksi 7.
Mortar
2. Pipet tetes 8.
Kaki tiga dan kaca
3. Hati Ayam 9.
Daun pepaya
4. Larutan HCL 10.
Pembakar spiritus
5. Larutan NaOH 11.
Lidi dan korek api
6. Larutan H2O2
E. Langkah Kerja
1.
Haluskan hati dan
daun pepeya dengan mortar lalu tambahkan sedikit air.
2.
Ambil ekstrak
hati dan tuangkan ke dalam tabung eaksi.
3.
Teteskan
larutan H2O2 dan secepatnya tutuplah ujung tabung reaksi
dengan menggunakan ibu jari, sambil mengocok dengan pela.
4.
Amati dan
catat apa yang terjadi.
5.
Siapkan sebuah
lidi yang membara, lepaskan ibu jari secepatnya masukkan lidi yang membara ke
dalam tabung reaksi.
6.
Amatilah dan
catat apa yang terjadi.
7.
Lakukan
langkah 1 – 6 masing – masing dengan.
a.
Penambahan HCl
b.
Penambahan
NaOH
c.
Memanaskan
ekstrak hati lebih dulu sebelum ditambah H2O2.
8.
Catat hasil
pengamatanmu dalam bentuk tabel.
BAB IV
HASIL
PENGAMATAN
|
Tabung
|
Jenis
Ekstrak
|
Gelembung
|
Api
|
|
1
|
Hati + H2O2
|
Banyak
|
Terang
|
|
2
|
Hati + H2O2
+ NaOH
|
Labih Banyak
|
Lebih Terang
|
|
3
|
Hati + H2O2
+ HCl
|
Sedikit
|
Redup
|
|
4
|
Daun pepaya + H2O2
|
Sedang
|
Terang
|
|
5
|
Daun pepaya + H2O2 + NaOH
|
Sedikit
|
Redup
|
|
6
|
Daun pepaya + H2O2 + HCl
|
Banyak
|
Terang
|
BAB V
PEMBAHASAN
Enzim adalah
katalis yang terbuat dari protein dan dihasilkan oleh sel. Enzim mempunyai
sifat spesifik yaitu hanya mengatalisis reaksi kimia tertentu. Sebagai contoh
enzim katalase yang hanya menguraikan H2O2 menjadi H2O
dan O2 dengan reaksi sebagai berikut :
Hal ini dapat
dibuktikan dengan percobaan.Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan hati
ayam dan daun pepaya. Hati ayam digunakan karena banyak mengandung enzim
katalase.
BAB VI
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Enzim katalase
bekerja dengan menguraikan H2O2 menjadi air (H2O)
dan Oksigen (O2). Enzim katalase akan rusak apabila bekerja pada
suhu diatas 500C, dan pada kondisi asam maupun basa.
B. Saran
1.
Dibutuhkan waktu
yang lebih lama, dan waktu yang khusus (diluar jam pelajaran) untuk melakukan
percobaan ini agar kami lebih teliti dan intensif dalam menguji faktor yang
mempengaruhi kerja enzim.
2.
Dibutuhkan
alat – alat yang lebih lengkap agar data hasil percobaan kami lebih akurat.
Langganan:
Postingan (Atom)